Minggu, 25 Maret 2012

0 IBD sebagai salah satu MKDU


1.1 PENGERTIAN DAN TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR DAN IPS

·         Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Sebelum kita membahas lebih jauh apa itu “ilmu budaya dasar”, untuk lebih memahaminya kita akan membahas apa itu “ilmu”, dimana pada makalah ini akan ada beberapa pendapat dari pakar-pakar ilmu pengetahuan.
·         Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Acapkali dikonstatir bahwa dalam masyarakat yang bergabung semakin cepat dan rumit ini, mahasiswa harus mengalami pergeseran nilai-nilai yang mungkin sekali dapat membuatnya masabodoh atau putus asa, suatu sikap yang tidak selayaknya dimiliki oleh seorang terpelajar. Bagaimanapun juga mahasiswa adalah orang-orang muda yang sedang mempelajari cara memberikan tanggapan dan penilaian terhadap apasaja yang terjadi atas dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya. Sudah barang tentu ia perlu dibimbing untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan dirinya sendiri tanpa harus mengorbankan masyarakat dan alam sekitarnya. Secara tidak langsung ilmu budaya dasar akan membantu mereka untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.
Berpijak dari hal diatas, tujuan mata kuliah ilmu budaya dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.      Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2.      Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.      Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.      menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

·         3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
3 Kelompok Ilmu Pengetahuan pada dasar pengelompokan ilmu pengetahuan dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu adalah Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Ilmu Pengetahuan Budaya atau yang lebih umum disebut adalah Ilmu Pengetahuan Humaniora. 


            Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Alamiah Dasar bisa di satu keterkaitkan dengan IPA Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Sosial Dasar bisa di satu keterkaitkan dengan IPS Ilmu Pengetahuan Budaya dan Ilmu Budaya Dasar bisa di satu keterkaitkan dengan Humaniora pada dasarnya semuanya saling keterkaitkan dengan salah satu bidang yang sama dan tujuan yang sama.

            Penjelasan Ilmu Pengetahuan Alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun. sedangkan dari sisi Ilmu Alamiah Dasar adalah mempelajari tentang metode - metode ilmu kealaman dalam menjelaskan gejala - gejala alam secara lebih filosofis.

       Penjelasan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Sedangkan Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah - masalah sosial, khususnya masalah - masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan teori - teori seperti (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu - ilmu sosial seperti (Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).

           Penjelasan  Ilmu Pengetahuan Budaya adalah ilmu-ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi, dalam arti membuat manusia lebih berbudaya. Kategori yang tergolong dalam ilmu ini seperti (Teologi, Filsafat,H ukum, Sejarah, Filologi, Bahasa, Budaya & Linguistik (Kajian bahasa), Kesusastraan, Kesenian, Psikologi). Sedangkan Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan pola yang terjadi dalah kehidupan sehari - hari dalam manusia.




1.2 IBD dan IPS
Ilmu Pengetahuan Sosial
adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan meliputi perilaku dan interaksi manusia di masa kini dan masa lalu. Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak memusatkan diri pada satu topik secara mendalam melainkan memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat.(Wikipedia)
Ilmu Budaya Dasar
Ilmu Budaya Dasar tidak di maksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salh satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya, akan tetapi sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian dengan memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya baik mencakup orang lain, alam sekitarnya maupun menyangkut dirinya sendiri. ( Nugroho Widyo, Muchji Achmad, Gunadarma Jakarta 1994)
1.3. Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.      Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.      Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
 1. Manusia dan cinta kasih
·         Kasih sayang
·         Kemesraan
·         pemujaan
2. Manusia dan Keindahan
·         renungan
·         kehalusan
·         kesarasian
3. Manusia dan Penderitaan
·         rasa sakit
·         kesyahidan
·         siksaan
·         kesengsaraan
·         neraka
4. Manusia dan Keadilan
·         kejujuran
·         pemulihan nama baik
·         pembalasan
5. Manusia dan Pandangan hidup
·         cita-cita
·         kebajikan
6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
·         kesadaran
·         pengorbanan
7. Manusia dan kegelisahan
·         keterasingan
·         kesepian
·         ketidakpastian
8. Manusia dan harapan
·         kepercayaan
·         harapan
Dari pengembangan masalah-masalah tersebut diatas, nampak sekali bahwa orientasi ilmu budaya dasar memang tidak terlepas dari masalah-masalah manusia dan kebudayaannya Kedelapan pokok bahasan (beserta sub pokok bahasan) tersebut diatas pada dasarnya termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya (the Humanities).
Dan sebagai mana dikemukakan, untuk mendekati masalah yang akan dikaji dalam ilmu budaya dasar, baik secara sendiri-sendiri maupun gabungan antar bidang. Perwujudan mengenai cinta kasih, misalnya terdapat dalam karya-karya sastra, tarian, musik, filsafat, lukisan, patung dan lain sebagainya yang semuanya meruakan benda-benda budaya. Untuk itu pokok bahasan mengenai manusia dan cinta kasih dapat didekati dengan menggunakan karya-karya tersebut.
Dengan penyusunan tema-tema semacam itu, dimaksutkan agar mahasiswa lebih mudah dalam mengidentifikasi dirinya dengan masalah yang dibahas dan untuk menunjukkan bahwa hal-hal yang didiskusikan sesuai dengan pengalaman hidup manusia.
Disamping itu agar mahasiswa juga dapat memperhatikan norma-norma yang membantu pendidikan. Walaupun penyusunan semacam itu diharapkan untuk mendekatkan dengan penalaman mahasiswa, masih terbuka kemungkinan untuk menyusaikan dengan kondisi tempat belajar atau daerah setempat.


Referensi dari wikipedia dan google

Senin, 16 Januari 2012

2 Pertentangan Sosial yang memicu Ketegangan sosial


             Kita sebagai manusia merupakan mahluk sosial karena manusia tidak bisa hidup tanpa berhubungan dengan manusia yang lain bahkan untuk urusan sekecil apapun kita tetap membutuhkan orang lain untuk membantu kita.
             Pertentangan sosial merupakan pertentangan yang terjadi di antara beberapa kelompok sosial masyarakat yang mengatas namakan suku, ras, jenis kelamin, organisasi tertentu, status ekonomi, status sosial, agama, bahasa, dan keyakinan politik dalam sebuah interaksi sosial yang dinamis. Pertentangan sosial dapat terjadi dalam masyarakat homogeny maupun masyarakat majemuk. Pertentangan sosial, bahkan, dianggap sebagai hal yang biasa terjadi dalam masyarakat. Perdebatan sosial pun dapat dijadikan sebagai unsur dinamis yang justru melahirkan berbagai bentuk kreativitas.

Pertentangan sosial sangat mustahil dihilangkan karena sudah menjadi ruh dasar manusia yang memiliki perbedaan pendapat. Namun, kita harus mencegah terjadinya konflik sosial yang menjurus pada perusakan serta konflik harus dikendalikan, dikelola, serta diselesaikan melalui huku. Penyelesaian konflik dalam hal ini berarti menjurus kea rah perdamaian.

Jenis-jenis pertentangan

• Pertentangan antara atau dalam peran sosial (intrapribadi), misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi (konflik peran (role))
• Pertentangan antara kelompok-kelompok sosial (antar keluarga, antar gank).
• pertentangan kelompok terorganisir dan tidak terorganisir (polisi melawan massa).
• pertentangan antar satuan nasional (kampanye, perang saudara)
• pertentangan antar atau tidak antar agama
• pertentangan antar politik.

Pemicu pertentangan sosial

Pertentangan sosial dapat terjadi akibat berbagai sebab prasangka buruk dari setiap individu maupun kelompok terhadap individu dan kelompok lain. Prsangka ini bisa terjadi yaitu :
• antara suku
• ras agama
• idiologi atau paham politik
• serta adanya ketidak adilan dalam akses sumberdaya ekonomi dan politik.

Ketidak adilan dalam sumberdaya ekonomi dan politik dapat memperparah berbagai prasangka yang sudah menjangkiti kelompok-kelompok sosial tersebut.

Akibat konflik

Hasil dari sebuah konflik adalah sebagai berikut :
• meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (ingroup) yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
• keretakan hubungan antar kelompok yang bertikai.
• perubahan kepribadian pada individu, misalnya timbulnya rasa dendam, benci, saling curiga dll.
• kerusakan harta benda dan hilangnya jiwa manusia.
• dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik.

Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. 

Menurut pandangan para penganut fungsionalisme struktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut :
Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar)

Akibat faktor-faktor pertentangan sosial munculnya ketegangan sosial yang yang memicu perbedaan antara golongan atau ras yang berbeda.

Jumat, 25 November 2011

0 Masyarakat Desa Kota Itu Sama


          Di sini saya kan menjelaskan antara masyarakat desa dan masyarakat kota, di desa atau pun di kota bukan suatu perbedaan yang jauh antara orang desa dengan kota, kita itu satu mungkin cuman zaman yang berbeda, di kota apa-apa sudah modern di bandingkan dengan desa, makanya ada julukan Wong Deso Katro. Tidak semua orang desa itu ketinggalan akan zaman yang sudah maju ada sebagian orang pedesaan yag lebih dari pada orang kota, mentang-mentang tinggalnya di kota di anggap dia lebih nomer 1. Orang kota belum tentu bisa apa yang dilakuin orang desa seperti berkebun,bertadi dan menyocok tanam tetapi orang desa mungkin bisa ngelakuin apa yang orang kota lakuin, satu lagi pandangan sebelah mata tentang orang desa pasti antara kaya dan miskin.

Kaya atau miskin itu anugrah allah swt yang memberi kita rezeki yang berlimpah sedangkan orang yang miskin selalu berdoa semoga di beri rezeki yang sama. Saya si sering menyaksikan di TV, ceritanya tentang orang kaya dan orang miskin yang saling berteman tapi si kaya’a di larang bersahabat dengan si miskin, orang tuanya berkata ,” ngpain si maen ama dia tar kamu bisa ketularan miskin lagi!!!”.berteman atau bergaul dengan orang miskin kita bisa merasakan kesusahan mereka,merasakan penderitaan mereka,merasakan kebinggungan makan apa hari ini. di dunia ini tidak ada perbedaan antara masyarakat kota serta si kaya dan si miskin, di mata Allah SWT semua itu sama.



Minggu, 20 November 2011

0 Deraja Orang Itu Sama


          Di sini saya kan menjelaskan kesamaan derajat antara orang miskin dengan orang kaya, derajat bukan suatu hambatan untuk saling berinteraksi antara satu dengan lainnya, bukan suatu hambatan juga untuk saling membantu,mengasihin dan menyayangi serta saling bersahabat antara satu dengan lainnya,apa si derajat itu? Kenapa derajat itu penting dikalangan orang-orang kaya, apa dengan memiliki uang yang banyak itu disebut perbedaan derajat, menurut saya si tidak, dimata Allah SWT semua manusia satu dengan lainnyanya itu memiliki derajat yang sama tak ada perbedaan satu dengan lainnya masing memiliki hati dan pikiran mungkin itu hanya perbedaan nasib saja.

        Saya si sering menyaksikan sinetron di TV, ceritanya tentang orang kaya dan orang miskin yang saling bersahabat tapi si kaya’a di larang bersahabat dengan si miskin, orang tuanya berkata ,” Dia itu tidak sederajat dengan kita, liat dia orang miskin sedangkan kita orang kaya, apakata orang-orang kalau kita bergaul dengan orang miskin!!! Bisa turun derajat kita”. Apakah bergaul dengan orang miskin derajar kita bisa turun ??? jawabannya “Tidak”. Mungkin bergaul dengan orang miskin kita bisa merasakan kesusahan mereka,merasakan penderitaan mereka,merasakan kebinggungan makan apa hari ini. di dunia ini tidak ada perbedaan derajat, semua derajat itu mau yang cacad sekalipun.

Sabtu, 12 November 2011

0 Warga Negara


Gimana nasib warga negara indonesia sekarang? ? ? buat apa-apa susah banget sekarang, semuanya udah serba duit, dari pejabat paling rendah sampai yang paling ataspun semuanya mata duitan , maaf nih bukan saya menghina atau apa tapi itu semua sudah kenyataan banget sampe-sampe rakyat berdemo minta ini lah minta itu lah tapi itu semua hanya sia-sia saja, ibaratkan masuk kuping kanan keluar kuping kiri hasilnya hanya 0%, mungkin jaman sekarang sesuatu bisa di beli dengan duit, kita pernah menyaksikan berita-berita tentang penyogokan di televisi mulai dari hukum bahkan kursi pemerintahanpun bisa di beli hanya dengan setumpuk kertas tersebut,

Contohnya yang sering kita saksikan di sekitar kita saja seperti pilkada,banyak orang menggunakan cara yang licik supaya menang dalam pilkada tersebut berbaga cara di kerahkan mulai dari yang halal hingga yang haram sekalipun dari yang mudah hingga yang sulit sekalipun itu demi mendudukin kursi sebagai calon bupati ataupun walikota, masuk ke dalam pelosok pedesaan dan membagikan duit-duit kepada warga menengah kebawah biar mereka memilik calon bupati atau walikota tersebut,terus berbagai janji-janji di ombar-ambirkan ke pada masyarakat untuk meyakinkan warga negara tersebut tetapi jika sudah menang dan menjadi bupati maka janji tersebut akan dilupakan begitu saja dan tidak memikirkan nasib warga tersebut.

Apa jadinya negara ini kalau pemerintahannya pada KKN ( Korupsi,Kolusi,Nepotisme) bahkan penyogokan sekalipun, saya merasa kasian terhadap negara ini mulai dari pejabat-pejabatnya hingga pemerintahannya semuanya jarang ada yang bener mungkin bisa di itung jari sebagian pejabat yang tidak KKN tapi itu sangat mustahil sekali.

Kesimpulannya : pikirkanlah nasib warga negara yang di seberang sana, basmilah pejabat yang KKN demi anak cucu kita nanti, hanya segitu yang saya dapat curahkan sedikit, maaf-maaf bila salah kata.

Jumat, 04 November 2011

0 Bangkitlah Pemuda Masa Depan


Aduh binggung harus nulis apa tentang jiwa pemuda indonesia sekarang pandangan dari masyarakat sekarang jiwa pemuda indonesia sangat payah, saya sebagai generasi pemuda indoesia yang akan menggantikan generasi yang di atas saya merasa sangat malu tentang pandangan pemuda indonesia yang semakin lama semakin buruk atau semakin tidak ada harganya di pandangan mereka.

Pemuda sekarang lebih males jika berhubungan dengan politik katanya “ Kaya jaman dulu aja masih ngurusin masalah politik, sekarang aja dah mulai maju dan gaul jadi politik dah tidak penting lagi “ itulah perkataan pada anak muda jaman sekarang, mereka lebih suka nongkrong di warnet, balapan liar atau ngetrek,ngrokok,judi,ngedugem dari pada mendengarkan sesuatu yang berbaur politik.
Saya si sebenarnya nyadar sendiri kalau saya emank tidak suka sesuatu yang berhubungan dengan politik, berbeda politik sekarang dari pada yang dulu-dulu, politik sekarang lebih mementingkan materi saja (Uang) itu lah yang membuat pemuda indonesia tidak suka dengan masalah kaya gituan karena salah pemerintahnya juga yang membuat pemuda sekarang lebih takut.
Jadi saya sebagai pemuda bangsa indonesia sekarang ingin berusaha bangkit demi negara kita, kalau negara kita maju dan terkenal di kalangan negara-negara lain kita semua ini yang seneng kan, jadi hadapi hari-hari ini lebih bersemangat lagi dari hari kemaren-kemaren.

MAJUKAN INDONESIA, HIDUP PEMUDA BANGSA, MERDEKA-MERDEKA
Bayu Nurcahyanto. Diberdayakan oleh Blogger.